Tur Kuliner 7 Hari di London: Nikmati Semua Rasa, Mulai dari Masakan Tradisional Inggris hingga Gaya Jalanan

Panduan Kuliner 46 views
Tur Kuliner 7 Hari di London: Nikmati Semua Rasa, Mulai dari Masakan Tradisional Inggris hingga Gaya Jalanan

London adalah surga bagi para pencinta kuliner, mulai dari hidangan klasik seperti Yorkshire Pudding dan fish & chips hingga beragam jajanan jalanan yang mencerminkan keberagaman budaya. Dalam paket perjalanan 7 hari ini, Anda akan diajak menjelajahi meja makan warga lokal secara mendalam. Anggaran yang disarankan adalah 100–200 poundsterling per hari, dengan fokus pada restoran-restoran autentik dan hidangan wajib coba.

Daftar Isi

Terjemahkan deskripsi wisata berikut ke dalam Bahasa Indonesia, pertahankan gaya penulisan editorial pariwisata:

Selama 7 hari di London, Anda dapat memulai dengan hidangan khas Inggris yang tradisional, lalu secara bertahap menjelajahi pasar lokal, kedai-kedai pinggir jalan, serta restoran-restoran bergengsi pilihan Michelin. Kota ini tidak hanya kaya akan sejarah, tetapi juga menyajikan aneka kuliner dari seluruh dunia, menghadirkan perjalanan gastronomi global langsung di lidah Anda.

Hari Pertama: Sarapan Khas Inggris dan Jalan-jalan di Tepi Sungai Thames

Pagi hari, kunjungi kafe di pusat kota untuk menikmati sarapan ala Inggris yang autentik (Full English Breakfast), lengkap dengan bacon, sosis, baked beans, jamur, telur, dan roti panggang. Salah satu rekomendasi adalah “The Eagle”, salah satu kafe tertua di London yang sarat sejarah dan atmosfer khas.

Setelah makan siang, berjalanlah menyusuri tepi Sungai Thames sambil merasakan denyut nadi kota London. Malam harinya, sempatkan berkunjung ke “Borough Market”, salah satu pasar makanan paling terkenal di London. Beragam bahan segar dan jajanan jalanan tersaji di sini; nikmati suasana santai sambil berkeliling dan mencicipi berbagai hidangan lezat.

Hari Kedua: Fish and Chips dan Pengalaman di Pub Tradisional

Fish and Chips merupakan salah satu hidangan paling ikonik di Inggris. Coba kunjungi “The Golden Hind”, sebuah restoran berusia lebih dari seratus tahun yang menyajikan Fish and Chips klasik—renyah di luar, lembut di dalam—disantap bersama mashed potato dan bir, favorit banyak warga setempat.

Sore harinya, singgahlah di “The Churchill Arms”, sebuah pub kecil nan eksotis di East End London. Suasananya retro, dengan menu utama berupa masakan Inggris tradisional seperti beef stew dan meat pie, semuanya ditawarkan dengan harga yang ramah di kantong.

Hari Ketiga: Restoran Bergengsi Michelin dan Masakan Inggris Modern

London memiliki banyak restoran bintang Michelin. Beberapa rekomendasi antara lain “The Ritz London” atau “The Ledbury”, yang menawarkan sajian masakan Inggris modern nan elegan, cocok bagi para wisatawan yang ingin merasakan pengalaman fine dining.

Untuk makan siang, coba kunjungi “The Clove Club”, restoran yang telah mendapat banyak pujian. Koki di sini piawai memadukan bahan-bahan tradisional Inggris dengan teknik memasak kontemporer, menghasilkan hidangan-hidangan yang indah dan penuh inovasi.

Hari Keempat: Nuansa India dan Kuliner Asia Selatan

Masakan India di London sangatlah istimewa, terutama di kawasan “Brick Lane”, yang dipenuhi oleh restoran-restoran India autentik. Cobalah “Cinnamon Club”, sebuah restoran India kelas atas yang menghadirkan kreasi masakan India bernuansa modern, seperti chicken curry dan butter chicken.

Menjelang malam, Anda bisa mampir ke “Mumbai Masala”, restoran India dengan harga terjangkau namun cita rasa yang otentik. Tempat ini cocok bagi para pecinta makanan pedas.

Hari Kelima: Kuliner Asia dan Sensasi Pasar Malam

Kuliner Asia di London begitu beragam, terutama di Chinatown dan daerah sekitarnya. Coba kunjungi “Hakkasan”, restoran Tionghoa kelas atas yang mengusung masakan Kanton dengan suasana elegan, ideal untuk berkumpul bersama teman atau acara bisnis.

Malam harinya, datangi “Spitalfields Market”. Tak hanya menjadi surga belanja, tempat ini juga dipenuhi oleh gerai-gerai street food, mulai dari lumpia Vietnam, barbeku Korea, hingga manisan Thailand—sangat cocok untuk dinikmati sambil berjalan-jalan.

Hari Keenam: Sentuhan Prancis dan Italia

Restoran Prancis maupun Italia di London juga patut dicoba. Rekomendasi kami adalah “Le Cordon Bleu”, restoran yang didirikan oleh chef ternama, menawarkan masakan Prancis asli seperti foie gras, escargot, dan poulet en croute.

Untuk makan siang, pilihlah “Trattoria da Enzo”, restoran keluarga Italia yang mengkhususkan diri pada pasta buatan tangan dan pizza. Rasanya autentik dengan harga yang bersahabat.

Hari Ketujuh: Penyegaran dan Eksplorasi Bebas

Hari terakhir bisa Anda isi dengan kegiatan bebas, seperti menjelajahi restoran atau pasar favorit. Jika Anda tertarik pada baking, kunjungi “The Bread Ahead”, sebuah studio yang berfokus pada pembuatan roti, menawarkan berbagai roti artisanal dan pastry lezat.

Rekomendasi Kuliner Wajib Coba

  1. Fish and Chips: Hidangan ikonik Inggris yang renyah di luar, empuk di dalam, biasanya disajikan dengan mashed potato dan bir.
  2. Yorkshire Pudding: Sering menjadi pelengkap hidangan utama seperti roast dinner, dengan tekstur yang ringan dan lembut, merupakan bagian klasik dari jamuan makan Inggris.
  3. Afternoon Tea: Nikmati pengalaman minum teh sore hari ala Inggris di hotel-hotel mewah atau tea room di London, lengkap dengan sandwich, kue, scone, dan teh hitam—sebuah pengalaman budaya yang unik.
  4. Curry: Masakan India di London terkenal dengan beragam jenis kari yang kaya rempah dan cita rasa yang kuat. Wajib dicoba!
  5. Meat Pie: Sejenis pastri berisi daging cincang dan saus, dibungkus adonan krispi—hidangan tradisional yang lezat dan mengenyangkan.
  6. Scotch Whisky: Meski bukan makanan, minuman ini merupakan bagian tak terpisahkan dari suasana pub dan bar di London.
  7. Black Pudding: Sosis tradisional Inggris yang terbuat dari darah babi dan oatmeal, memiliki rasa yang khas dan kaya akan karakter.
  8. British Burger: Berbeda dari burger Amerika, British Burger lebih menekankan pada kualitas daging dan paduan bahan yang pas, umumnya ditemukan di kedai-kedai kecil.

Rekomendasi Restoran/Kawasan

  1. The Eagle (sarapan khas Inggris)
    • Menu unggulan: Full English Breakfast
    • Kisaran harga: £10–£15
  2. The Golden Hind (fish and chips tradisional)
    • Menu unggulan: Fish and Chips
    • Kisaran harga: £12–£18
  3. The Ritz London (restoran bintang Michelin)
    • Menu unggulan: Masakan Prancis
    • Kisaran harga: £100–£200
  4. Cinnamon Club (masakan India kelas atas)
    • Menu unggulan: Chicken Curry
    • Kisaran harga: £30–£50
  5. Hakkasan (restoran Tionghoa mewah)
    • Menu unggulan: Lobster Fried Rice
    • Kisaran harga: £40–£60
  6. Le Cordon Bleu (masakan Prancis)
    • Menu unggulan: Foie Gras, Escargot
    • Kisaran harga: £60–£90
  7. Trattoria da Enzo (restoran Italia)
    • Menu unggulan: Pasta Buatan Tangan
    • Kisaran harga: £20–£35
  8. Borough Market (pasar kuliner)
    • Spesialisasi: Berbagai street food dan bahan segar
    • Kisaran harga: Tergantung pada pilihan makanan

Rekomendasi Pasar/Pasar Malam/Jalan Kuliner

  1. Borough Market: Salah satu pasar makanan paling terkenal di London, tempat yang sempurna untuk membeli bahan segar dan mencicipi jajanan jalanan.
  2. Spitalfields Market: Terletak di East End London, menawarkan kerajinan tangan tradisional serta beragam stan makanan.
  3. Brick Lane: Terkenal dengan masakan India, juga dipenuhi oleh warung-warung kecil dan kafe-kafe.
  4. Camden Market: Pasar yang penuh kreativitas dan energi, menyajikan beragam kuliner internasional.
  5. St. Paul's Churchyard Market: Terletak di dekat Katedral St. Paul, menawarkan produk-produk pertanian segar dan makanan khas daerah.

Latar Belakang Budaya Kuliner dan Tips Singkat

Budaya kuliner London dipengaruhi oleh sejarah panjang serta arus migrasi, sehingga menyajikan perpaduan antara hidangan tradisional Inggris dan ragam masakan internasional yang kaya akan keberagaman.

  • Warga Inggris biasanya makan agak terlambat: makan siang sekitar pukul 12.30–14.00, sedangkan makan malam dimulai sekitar pukul 18.30–20.00.
  • Saat memesan di restoran, Anda dapat menanyakan “a la carte” atau “set menu”; yang pertama berarti pesanan per item, sementara yang kedua adalah paket hidangan.
  • Beberapa restoran menerapkan biaya layanan (Service Charge) sekitar 10%–15%, meskipun ada juga yang tidak membebankannya.
  • Ketika menikmati minuman beralkohol, perhatikan porsi konsumsi Anda; kadar alkohol di Inggris cukup tinggi, terutama pada bir dan whisky.
  • Untuk merasakan nuansa kehidupan lokal, cobalah mampir ke pub-pub kecil atau restoran komunitas; di sana Anda mungkin menemukan kelezatan yang tak terduga.

Melalui perjalanan selama 7 hari ini, Anda tidak hanya akan menikmati kuliner khas Inggris, tetapi juga memperoleh pemahaman mendalam tentang budaya dan gaya hidup London. Baik itu hidangan tradisional maupun cita rasa dari berbagai belahan dunia, semuanya akan membuat perjalanan Anda penuh dengan kejutan dan kenangan tak terlupakan.

Butuh rencana perjalanan yang detail?

Gunakan perencana perjalanan cerdas untuk membuat rencana perjalanan pribadi

Mulai Merencanakan
Panduan Kuliner London Britania Raya
Bagikan: